Sama seperti tulisan ku sebelum - sebelumnya, tulisan ini juga terinspirasi dari seseorang. i don't know, menurut aku orang - orang yang telah berbagi " sudut pandangnya " kepada ku adalah saat - saat dimana aku mendapatkan hidayah berupa kelancaran dalam berpikir, mungkin itu salah satu trick ku dalam menulis. aku tak tahu tepatnya seperti apa. tapi ya sudahlah.
Hari ini untuk pertama kalinya aku mengetahui arti dari sebuah keikhlasan yang sebenarnya. bagaimana ya cara ku menjelaskan, kayak gini deh kita semua tahu dengan kata sederhana berjuta makna " ikhlas."
Namun tak semua orang benar - benar mampu memaknai kata sederhana ini,entah karena mereka terlalu acuh dengan makna yang tersirat didalam kata sederhana ini atau mereka terlalu pusing memikirkan makna yang sebenarnya. setelah bertukar pikiran dengan seseorang. kini, aku menjadi tahu makna kata ikhlas yang sebenarnya bukan hanya itu aku juga kini mengerti cara mengimplementasikan kata ini dalam kehidupan sehari - hari ku , Mungkin semua orang bisa dengan mudah melafalkannya namun tak bisa dengan mudah menjalankannya. itu juga yang ku alami selama ini, ternyata tak mudah mengikhlaskan segala sesuatu, ada ego yang harus di tekan, ada amarah yang harus diredam serta ada tangis yang harus di lepas.
Bagiku Setiap hari penuh dengan pembelajaran, penuh dengan kejutan -kejutan sederhana yang tak terlupakan . sama seperti halnya hari ini tak pernah ada dipikiran ku untuk membahas kata ini pada dia, tak ada niatan untuk menceritakan kesulitan ku memahami kata ini pada kalian. namun, seakan telah digariskan segala sesuatu terlihat lebih mudah. lebih lapang dan lebih segar.
Dari kecil mama selalu bilang untuk menjalankan sesuatu itu semata - mata karena Allah, karena ketika kamu menjalanka sesuatu semata - mata karena Allah, kamu akan mendapatkan sebuah ketenangan yang begitu indah. Tak bisa di ungkapkan oleh kata - kata. Sama seperti saat kamu membaca kitab nya. Ada ketenangan yang merasuki relung hati. saat itu, seperti kebanyakan anak kecil pada umumnya. kata - kata mama bagikan angin lalu, berkata iya pada mama namun tak ku terapkan dalam kehidupan ku. semakin besar semakin aku menyadari makna kehidupan yang sebenarnya. dan semakin aku mengerti dengan segala yang diucapkan mama saat aku masih kecil.
Dan ternyata, hal itu bukan hanya omong kosong belaka, keikhlasan ternyata memberikan dampak yang begitu besar, khususnya bagiku. Ada perasaan lega yang tak bisa ku ungkapkan oleh kata- kata, ada beban yang tiba - tiba merosot dari pundak ini, dan ada sebuah harapan yang besar untuk bisa kembali bangkit. Kembai menata apa yang t'lah hilang.sebelum menerapkan kata itu pada diriku, isi otak ku bagaikan potongan - potongan puzzle yang berserakan, ada perasaan muak yang memenuhi relung ini, tapi hari ini perasaan itu lenyap di telan bumi. Membuatku kembali ingin menata potongan puzzle itu, tak ku hiraukan mantra-mantra jahat memenuhi otak ku, kini yang ada adalah keinginan yang besar untuk melangkah. Dia membangkitkan jiwa terpendam dalam diriku, membuatku kembali percaya menatap dunia. Mungkin bagi kalian aku adalah sebuah tembok yang kokoh. Namun, tak ada yang benar-benar kokoh di dunia ini, Hanya Allah. Aku hanya seorang manusia biasa yang bersembunyi dibalik topeng. Seseorang punya banyak alasan untuk selalu memakai topeng. Bukan untuk berpura-pura baik namun untuk berpura- pura tegar. Aku pribadi bukan orang yang mudah percaya dengan orang lain. Bagiku percaya dengan orang lain dalam waktu yang singkat itu terlalu naif. Bukan untuk menakut -nakuti tapi di dunia ini gak ada yang benar2 bisa mengerti kita kecuali diri kita sendiri. Aku tahu dunia ini tak segelap tinta namun juga tak seputih mutiara. Jadi, apa salah nya berjaga - jaga sebagai bentuk pertahanan kita terhadap dunia.
Lalu, untuk apa aku menceritakan nya disini, saat ini, dan membaginya kepada kalian ?. Bukankah sama saja sekarang aku tengah membagikan kelemahan ku pada kalian?
Aku tak pernah merasa lemah saat aku berbagai.
Mungkin itu yang membuatku akhirnya menulis ini, membagi sisi lain diriku. Mungkin saja kalian yang sedang baca blog ini tengah dilanda sebuah permasalahn yang mengusik pikiran dan ketenagan kalian. hingga memenuhi setiap neuron otak kalian, apapun permasalahan yang tengah kalian hadapi hanya satu kunci nya, Ikhlas. Saat kalian meresa dongkol akan keadaan, kalian akan membuat diri kalian semakin tersiksa akan sebuah pemikiran yang tak berujung. Alih - alih tenang kalian akan menjadi setres dan gelisah. Namun beda ceritanya saat kalian mengikhlaskan segala bentuk cobaan yang datang pada kalian, belajar mengikhlaskan juga membuat dirimu semakin dengan sang pencipta. Sungguh, hati dan pikiran ini milikNya. Hanya dia yang bisa menciptakan ketenangan maka berdoalah padanya, ikut sertakan dia dalam setiap kegiatan mu. kadang orang - orang yang tertekan tak sadar bahwa mereka semakin jauh dari sang pencipta. Itu sebabnya banyak orang yang melakukan hal konyol saat tertekan.
Beranggapan tak ada yang bisa mengerti dia, beranggapan dunia kini semakin gelap tanpa bintang. Dan memilih jalan praktis untuk menyelesaikan nya. Sungguh rugilah orang yang seperti itu. seperti yang ku tuliskan di atas, hidup ini tak seputih muatiara dan tak segelap tinta. hidup ini penuh warna. Sama seperti pelangi yang menampilkan keindahan nya di langit. Begitu juga dengan hidup. Jangan merasa jadi orang paling sengsara di muka bumi ini, karena hal itu tak ada gunanya.jatuh itu adalah hal yang biasa, ketika kamu jatuh maka berdiri kembali namum sebelum benar - benar berdiri cobalah untuk berdamai dengan masalahmudan cobalah untuk mengikhlaskannya.
Di dunia ini tak ada orang yang bodoh, orang yang bodoh adalah orang yang menganggap dirinya bodoh, jadi jangan merendahkan diri kalian sendiri hanya karena kalian terlalu lemah melawan masalah kalian. bukan sok kuat, tapi masalah ada untuk dihadapi, dan itu sudah menjadi kodrat kita sebagai makhluk Tuhan yang paling mulia. Intinya jangan terlalu mendramatiskan panggung sandiwara ini. Toh, hidup ini pada hakikatnya sederhana. Namun manusia suka sekali membuat drama. Ada cobaan jalani, diberikan rezeki syukuri, Masalah itu dihadapi. Jatuh yang bangkit lagi. Jangan pernah beranggapan diri kaian serendah sampah di jalanan karena pada hakikat semua manusia itu memiliki derajat yang tinggi dari makhluk yang lain. Namun jangan sampai meninggikan ego, karena kita hidup di bumi ini tanpa apa - apa. jalani hidup ini dengan pikiran yang tenang. karena segala sesuatu berdasarkan pikiran maka, legakan lah dulu pusat kendali kalian.



4 comments
Terkadang masalah yang dihadapi manusia justru berasal dari pikiran-pikiran yang negatif
ReplyDeleteAda beberapa typo, but your writing is always calming. Keep it up
itu sebabnya kita harus mengusir mantra - mantra jahat itu :v
Deletelove you so much...
Pemikiran yang luar biasa dari orang yang luar biasa
ReplyDeleteKeep writing
Sebab Ikhlas Itu Juga Kunci Kesuksesan 👌👍
ReplyDelete