Hari ini aku mencoba menulis melalui beberapa pintu dari beberapa orang. senang bisa dapat melihat apa yang mereka lihat. Walau tak dapat memahami sepenuhnya, ku harap tulisan ku tak melenceng jauh dari maksud yang ingin mereka sampaikan padaku.
Pemilihan orang nya pun dilakukan secara mendadak. Entah kenapa aku memilih mereka, yang aku tahu. Saat itu aku hanya ingin melihat bagaimana mereka mengartikan arti dari dua suku kata tersebut. Dan aku mendapatkan jawaban yang luar biasa, seperti dugaan ku. Bagaikan seorang fotografer, mereka seakan membiarkan ku melihat angel dari sudut mereka sendiri. Dan aku seakan menjadi pengunjung yang tengah melihat hasil pemikiran mereka. Mereka membuat ku tersenyum, kagum, dan bingung. Bukan bingung dalam artian yang buruk, namun bingung karena aku tak tahu bagaimana bisa mereka berpikir begitu. Hal yang tak pernah aku duga sebelumnya. Itu yang kusuka, aku menemukan sesuatu yang tak terduga. Sesuatu yang membangkitkan kerja mesin di otakku. Seperti biasa, aku akan membiarkan mereka menjadi bagian dari ceritaku secara tersirat.
Bicara tentang mimpi dan harapan, aku yakin kita semua memiliki angan – angan akan suatu hal. Berharap dapat mewujudkan nya, walau tak akan semudah di pikiran kita. Seseorang mengatakan, mimpi dan harapan bagaikan dua keeping mata uang yang tak terpisahkan. Dan aku setuju dengan nya. Bagiku, segala hal dimulai dari mimpi dan dibangun oleh harapan. Setiap kali kita bermimpi maka secara tak sadar kita akan membangun harapan di dalamnya. Mereka tak dapat dipisahkan. harapan bagiku adalah sebuah bentuk kepercayaan akan sebuah mimpi, saat kamu bermimpi maka kamu akan percaya. Kepercayaan itu membangun sebuah mimpi untuk bisa mewujudkan nya. Secara ilmiah harapan bisa dikatakan sebagai sugesti kita terhadap sesuatu, berbentuk abstrak namun diyakini.
Aku bermimpi bukan untuk berharap mimpiku menjadi nyata.
Kalimat di atas sedikit menarik perhatianku. Walau aku tahu maksudnya adalah mimpi tentang khayalan. Namun, kalimat itu membuatku berpikir kembali, apakah ada mimpi tanpa harapan? Jikalau ada, apakah itu karena ia takut mencoba?. atau karena harapan adalah angan – angan tanpa berusaha mendapatkannya. Mimpi tanpa harapan itu bagaikan malam tanpa bintang. Sunyi, senyap dan gelap. Tak ada keyakinan ataupun kepercayaan untuk mewujudkan nya. Seseorang justru beranggapan harapan ialah sesuatu yang diandaikan untuk menjadi nyata.
Apa yang paling sulit untuk dilakukan?.
Mempercayai, karena sungguh akan sangat menyakitkan saat kepercayaanmu hancur berkeping – keping. Saat kamu berusaha menyakinkan hatimu sendiri, melawan segala emosi dalam dirimu untuk percaya, namun yang kamu dapatkan hanyalah sebuah pengkhianatan. Walau tak semua harapan dapat terwujud, namun dengan kamu berani berharap kamu akan lebih berani bermimpi. Mimpi itu datang disaat yang tak terduga, kadang dalam tidur, kadang saat melihat sesuatu. Jika siang ia ibarat cita – cita, jika malam ia ibarat khalayan semu.
![]() |
| Sumber: Pinterest |
Mimpi itu bagaikan bintang, jauh dan tinggi sekali di atas. Walau terlihat mustahil dari bumi, namun kita akan berusaha menggapainya. Walau kebanyakan orang akan tertawa mendengarnya namun kita akan tetap maju menggapainya. Aku pernah menceritakan mimpi ku pada seseorang dan aku ditertawakan, saat itu aku sama sekali tak merasa keberatan. Aku seakan mengerti maksudnya. Mungkin saat itu aku dianggap sebagai orang yang konyol. Tapi, percayalah satu hal saat kamu bermimpi maka kamu bebas membayangkan segala hal. Bahkan, jika hal itu konyol sekali pun. Saat bermimpi, adalah saat dimana kamu bisa jadi apa yang kamu mau. Berbuat apa yang kamu hendaki, namun hanya dalam mimpi. Bukankah terdengar seperti fiksi?. Atau karena mimpi hanyalah awal dari sebuah harapan dan dapat menjadi hal yang paling memungkinkan digunakan sebagai awal pengkhianatan dari sebuah kenyataan?. Apakah itu artinya mimpi adalah sebuah pelarian dari dunia nyata? Disaat kita tak dapat mewujudkan apa yang kita inginkan maka, dunia mimpi adalah tempat yang tepat untuk mewujudkan nya?.
Membingungkan ya? Intinya sebagian orang percaya bahwa mimpi berarti masuk kedalam dunia yang berbeda. Bukan tempat yang ada unsur mistis, melainkan tempat dimana kamulah yang menjadi penguasa akan duniamu sendiri. Mungkin itu sebabnya sebagian orang berpikir mimpi adalah fiksi belaka.
Pernah gak sih berpikir mimpi itu datangnya darimana? Terkadang aku memikirkan darimana datangnya mimpi, apakah itu semua datang dari alam bawah dasar kita atau lingkungan kita?. Mungkinkah alam bawah sadar kita mengetahui apa yang kita inginkan?. Apa yang membuat jatung kita berdebar saat memikirkan nya. Yang pasti mimpi adalah salah satu anugrah terindah dari sang pencipta. Coba bayangkan kalau manusia hidup tanpa mimpi, tak ada keinginan untuk menciptakan inovasi baru, Tak ada harapan untuk masa depan. Mungkin juga tak ada orang konyol, kadang konyol itu dibutuhkan kok. Sebagai pelipur lara dari segala rutinitas yang monoton.
Namun terlepas dari itu, mimpi membuatmu menyadari banyak hal tentang dunia yang tak kamu ketahui. Walau banyak sekali defenisi tentang mimpi dan harapan, kamu tetap harus membuat defenisimu sendiri. Torehkan dalam hati lalu yakini dengan segenap hati dan wujudkan sebisamu walau dunia menertawakanmu, walau rasa tak yakin menghinggapi relung hati, walau ragamu terlalu lelah untuk berpikir. Jangan sampai kamu kehilangan mimpi dan harapanmu. Walau itu berarti kamu harus bermuka tebal. Kadang ada saat nya kita harus bermuka tembok (a.k tebal muka) bukan berarti kita tak punya malu, melainkan membuktikan kepada dunia bahwa kita kuat dan tak akan runtuh hanya karena mantra – mantra negative disekitar kita. Saat kamu berani bermimpi maka kamu juga harus berani menghadapi rintangan di depan yang menanti, entah apakah mimpimu hanyalah bunga tidur atau cita – cita yang ingin kamu gapai, tetap saja kamu harus berani. Berani mewujudkan dan berani berharap. segela sesuatu akan bernilai positif jika kita melihat dari sisi positif dan akan bernilai negative jika kita melihat dari sisi negative.
Dan aku mendapatkan Quote yang bagus hari ini.
Tanpa mimpi seseorang gak bakal bisa berpikir tentang harapan



1 comments
Nice writing as always 😉
ReplyDelete