[Review Buku] The Murder of Roger Ackroyd - Agatha Christie



Identitas Buku

Judul : The Murder of Roger Ackroyd
Penulis : Agatha Christie
Alih Bahasa : Maria Regina
Tahun Terbit : Cet 10, Juli 2017
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 352 halaman
Harga Buku : Rp. 65.000 (gramedia.com)
ISBN : 978-979-229-214-5
Rating : 3.5/5

Tentang Penulis 

Agatha Christie adalah seorang penulis berkebangsaan inggris yang terkenal sebagai penulis fiksi kriminal. Selain menulis novel, Agatha Christie juga menulis cerita pendek dan pementasan drama. Agatha Christie diangkat menjadi Ordo Imperium Britania atas kontribusinya dalam dunia sastra.

Review Buku

Buku ini mengisahkan tentang pembunuhan yang terjadi pada Roger Ackroyd, seorang pria kaya di sebuah desa kecil di Inggris. Untuk mengungkap kejanggalan dalam kematian pamannya, Flora Ackroyd meminta bantuan Hercule Poirot, detektif asal Belgia yang menunda masa pensiunnya untuk menyelidiki kasus tersebut dan mencari kebenaran di balik kematian Roger Ackroyd. Sudut pandang yang digunakan penulis membuat novel ini unik, karena cerita diceritakan dari sudut pandang Dr. James Sheppard, seorang teman Roger Ackroyd sekaligus dokter setempat.

Plot dalam novel ini sungguh tidak terduga. Begitu mind blowing, penulis merangkai setiap misteri dengan menarik sehingga novel ini penuh dengan kejutan yang tak terduga. Karakter pada novel ini digambarkan dengan baik. Hercules Poirot digambarkan sebagai seorang yang karismatik dan cerdas dalam menelisik setiap bukti yang didapatkan. Latar cerita pada novel ini membantu membangkitkan nuansa yang khas. Penulis memaparkan suasana dan penggambaran lingkungan desa dengan baik.

Ketegangan dalam novel ini konsisten menanjak hingga akhir cerita. Selain itu, alibi para tersangka dalam novel ini cukup rumit dan tidak bisa ditebak. Penulis berhasil menempatkan pembaca dalam teka-teki misteri yang rumit.

Kelebihan novel ini terletak pada plot cerita yang tidak terduga serta kecerdasan penulis dalam membangun alibi para tersangka.

Kelemahan novel ini terletak pada gaya bahasanya. Sebagai novel terjemahan, salah satu kelemahan utamanya adalah hilangnya gaya penulisan penulis aslinya. Beberapa aspek gaya bahasa yang khas dalam novel ini luntur karena terjemahannya tidak dapat menangkap keindahan dan nuansa bahasa asli dengan akurat. Terjemahan novel ini terasa cukup kaku dalam segi bahasa, sehingga ada beberapa adegan yang membingungkan saya. Secara pribadi, saya sangat memperhatikan gaya bahasa saat membaca novel. Bagi saya, gaya bahasa dalam novel ibarat dekorasi pada kue. Saya akan tertarik membeli kue dengan dekorasi yang menarik, dan begitu juga dalam membaca novel, saya akan merasa tertarik untuk terus membaca jika gaya bahasa yang digunakan penulis menarik.

Kesimpulan

Novel ini merupakan novel detektif yang menarik untuk dibaca. Novel ini menyajikan plot twist yang tidak terduga. Penulis mengiring pembaca menelisik kasus dari sudut pandang yang unik. Cocok bagi kamu penikmat novel genre misteri dan detektif.

Berikut cuplikan dalam novel yang menggelitik Saya :

Selalu ingat bahwa orang yang berbicara mungkin berbohong - Hercule Poirot


-Terima Kasih Telah Membaca -


0 comments