[Review Buku] Sang Alkemis - Paulo Coelho



IDENTITAS BUKU

Judul : Sang Alkemis
Penulis : Paulo Coelho
Alih Bahasa : Tanti Lesmana
Tahun Terbit : Cet. 30, Agustus 2021
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 224 Halaman
Harga Buku : Rp. 65.000 (gramedia.com)
ISBN : 978-602-06-5606-9
Rating : 4/5

TENTANG PENULIS

Paulo Coelho adalah seorang penulis berkebangsaan Brasil. Sang Alkemis merupakan novelnya yang paling terkenal, telah diterjemahkan ke dalam 67 bahasa. Berkat kepopuleran buku-bukunya, Paulo Coelho menjadi salah satu penulis dengan karya paling banyak dibaca saat ini.

REVIEW BUKU

Novel ini menceritakan kisah seorang anak bernama Santiago dalam menemukan legenda pribadi dan makna hidupnya. Santiago adalah seorang gembala muda yang berasal dari Spanyol, melakukan perjalanan jauh ke padang pasir Mesir demi menemukan harta karun yang terkubur di Piramida. Dalam perjalanannya, Santiago bertemu dengan perempuan Gipsi, seorang laki-laki yang mengaku dirinya raja, dan alkemissosok misterius yang mengajarkan bahasa buana (rahasia alam semesta) dan kebijaksanaan padanya. Orang-orang yang ditemui Santiago memainkan peran penting dalam menuntun Santiago menemukan harta karunnya.

Novel ini kental akan unsur filsafat dan alegoris. Gaya bahasa yang digunakan penulis dalam novel ini sederhana namun mendalam. Penulis menggunakan gambaran hidup dan simbolisme untuk menyampaikan pesan-pesan filosofis dan spiritual yang mendalam. Narasi yang dihadirkan penulis dipenuhi dengan metafora dan alegori tentang takdir, tujuan, dan penemuan diri.

Keunggulan novel ini terletak dari bagaimana penulis menyajikan wawasan tentang kehidupan, cinta, dan perjalanan mencari kebahagiaan. Perjalan Santiago mengajarkan  pentingnya mendengarkan kata hati, mempercayai pertanda (alam), dan menghadapi ketidaktahuan. Novel ini menghadirkan kesan mistis dan magis. Hal ini tentu saja menambah daya tarik novel ini bagi pembaca. Suasana yang dibangun oleh penulis mendorong pembaca untuk merenungkan tentang impian pribadi.

Kelemahan novel ini terletak pada plot cerita yang datar dan pengembangan karakter. Secara pribadi, saya menelisik plot cerita dalam novel ini pada kurangnya konflik yang dramatis. Plot terasa lebih datar karena tujuan utama cerita berfokus pada perjalanan spiritual dan pencarian makna yang dilakukan oleh karakter utama. Selain itu, pengembangan karakter dalam novel ini pun kurang berkembang . 

KESIMPULAN

Meski begitu, secara pribadi saya menikmati alur cerita dan prosa yang indah saat membaca novel ini. Novel ini termasuk cepat saya selesaikan karena alur ceritanya yang terarah dan penyampaiannya yang sederhana. Novel ini direkomendasikan untuk kamu yang filosofis dan tertarik pada pemaknaan mendalam tentang spiritualisme dan hidup.


Berikut beberapa cuplikan dalam novel ini yang menggelitik saya:

Aku memandang dunia menurut apa yang ingin kulihat terjadi, bukan apa yang sesungguhnya terjadi.

"Karena orang tidak hidup di masa lalu ataupun masa depan. Aku hanya tertarik pada masa kini. Bila kau dapat selalu konsentrasi pada masa kini, kau akan  menjadi orang yang bahagia. " - Orang Inggris

"Memang menakutkan bahwa, dalam mengejar impianmu, kau mungkin kehilangan semua yang telah kau dapatkan" - Alkemis

0 comments